10 Cara Optimasi Marketplace: Bikin Toko Makin Laris!

Table of Contents
Cara Optimasi Marketplace
Table of Contents

Persaingan bisnis digital terus berkembang, sehingga memahami cara optimasi marketplace penting agar toko Anda mampu menarik lebih banyak pelanggan. Saat ini, pembeli membutuhkan pengalaman belanja yang cepat, dan meyakinkan. 

Karena itu, setiap detail strategi dapat memengaruhi keputusan pembelian. Strategi yang tepat juga membantu toko lebih mudah ditemukan melalui SEO (Search Engine Optimization), dan meningkatkan peluang konversi. 

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari berbagai strategi efektif untuk membuat toko semakin kompetitif, dipercaya pelanggan, dan mampu menghasilkan penjualan yang terus meningkat.

Apa Itu Optimasi Marketplace?

Optimasi marketplace adalah serangkaian upaya yang membantu toko tampil lebih menonjol di platform jual beli online. Proses ini bertujuan meningkatkan visibilitas, menarik lebih banyak pembeli, dan mendorong penjualan konsisten. 

Algoritma akan menilai berbagai faktor, seperti relevansi kata kunci, kualitas konten produk, tingkat respons penjual, hingga kepuasan pelanggan. Semakin baik performa toko, semakin besar peluang produk muncul di halaman pencarian dan rekomendasi kepada calon pembeli.

Cara Optimasi Marketplace agar Toko Lebih Mudah Ditemukan

Meningkatkan visibilitas toko tidak dapat dilakukan hanya dengan mengunggah produk sebanyak mungkin. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Lakukan Riset Keyword Produk

Mulailah dengan mencari kata kunci yang paling sering digunakan calon pembeli ketika mencari produk. Langkah ini membantu Anda memahami istilah yang benar-benar digunakan oleh pasar sehingga produk memiliki peluang lebih besar muncul pada hasil pencarian.

Manfaatkan fitur saran pencarian yang tersedia di marketplace untuk menemukan ide kata kunci. Jika ingin melakukan analisis yang lebih mendalam, gunakan alat seperti Semrush untuk menemukan kata kunci dengan potensi tinggi, termasuk long-tail keyword yang lebih spesifik. 

Meskipun volume pencariannya lebih kecil, kata kunci tersebut biasanya memiliki tingkat persaingan yang lebih rendah dan peluang konversi yang lebih tinggi.

2. Buat Judul Produk yang SEO-Friendly

Judul produk menjadi salah satu elemen pertama yang dibaca oleh algoritma maupun calon pembeli. Oleh karena itu, susun judul secara jelas, informatif, dan mudah dipahami.

Letakkan kata kunci utama di bagian awal judul, kemudian lengkapi dengan informasi penting, seperti jenis produk, ukuran, warna, material, atau keunggulan utamanya. 

Hindari penggunaan kata yang berulang, simbol berlebihan, atau kalimat yang tidak relevan karena justru dapat mengurangi kualitas pencarian produk.

3. Tulis Deskripsi Produk yang Informatif

Deskripsi produk berperan penting dalam membantu calon pembeli memahami manfaat serta spesifikasi barang yang ditawarkan. Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin mudah pembeli mengambil keputusan.

Agar lebih nyaman dibaca, susun informasi menggunakan bullet points untuk menjelaskan hal-hal penting, seperti:

  • Spesifikasi produk.
  • Fungsi atau manfaat utama.
  • Cara penggunaan.
  • Ukuran atau dimensi.
  • Material yang digunakan.
  • Isi paket pembelian.
  • Petunjuk perawatan apabila diperlukan.

Deskripsi yang jelas juga membantu mengurangi pertanyaan berulang dari pelanggan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap toko Anda.

4. Gunakan Foto dan Video Produk Berkualitas

Visual menjadi faktor utama yang memengaruhi minat pembeli ketika melihat sebuah produk. Gunakan foto dengan resolusi tinggi, pencahayaan yang baik, serta tampilkan produk dari berbagai sudut agar pelanggan dapat melihat detailnya secara menyeluruh.

Selain foto, tambahkan video produk yang memperlihatkan fungsi, ukuran, atau cara penggunaan secara langsung. Konten visual seperti ini mampu meningkatkan click-through rate (CTR) sekaligus memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai kualitas produk.

5. Pilih Kategori dan Atribut Produk yang Tepat

Pastikan setiap produk ditempatkan pada kategori yang paling sesuai. Langkah ini membantu algoritma marketplace menampilkan produk kepada audiens yang benar ketika mereka melakukan pencarian.

Lengkapi pula seluruh atribut produk, seperti merek, ukuran, warna, bahan, atau variasi lainnya. Informasi yang lengkap memudahkan pembeli menggunakan filter pencarian sehingga peluang produk ditemukan menjadi lebih besar.

6. Lengkapi Profil Toko

Profil toko yang lengkap memberikan kesan profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan calon pelanggan. Gunakan logo yang jelas, banner yang menarik, serta tuliskan deskripsi toko yang menjelaskan identitas dan keunggulan bisnis Anda.

Apabila memungkinkan, tambahkan informasi pendukung, seperti alamat usaha, jam operasional, dan kontak yang dapat dihubungi. Profil yang lengkap menunjukkan bahwa toko dikelola secara serius sehingga pembeli merasa lebih yakin untuk bertransaksi.

7. Tingkatkan Rating dan Review Pelanggan

Ulasan pelanggan menjadi salah satu indikator yang diperhatikan oleh calon pembeli sebelum melakukan transaksi. Karena itu, berikan pelayanan terbaik agar pelanggan terdorong memberikan penilaian positif.

Jangan hanya fokus pada ulasan yang baik. Balas setiap review, termasuk keluhan, dengan bahasa yang sopan, cepat, dan menawarkan solusi. Respons yang profesional menunjukkan bahwa toko Anda peduli terhadap kepuasan pelanggan serta mampu menjaga reputasi bisnis dalam jangka panjang.

8. Jaga Performa Toko dan Respons Chat

Marketplace juga menilai kualitas toko melalui performa operasionalnya. Oleh sebab itu, usahakan membalas pesan pelanggan secepat mungkin agar mereka merasa diperhatikan.

Selain itu, pastikan stok produk selalu diperbarui dan proses pengiriman dilakukan tepat waktu. Pengelolaan operasional yang baik membantu mempertahankan performa toko sekaligus mengurangi risiko pembatalan pesanan yang dapat memengaruhi penilaian algoritma marketplace.

9. Ikuti Program Gratis Ongkir dan Promo Marketplace

Manfaatkan berbagai program promosi yang disediakan marketplace untuk meningkatkan jangkauan produk. Program seperti flash sale, voucher diskon, dan gratis ongkir mampu menarik lebih banyak perhatian calon pembeli.

Marketplace juga cenderung memberikan eksposur lebih besar kepada toko yang aktif mengikuti berbagai campaign. Semakin sering toko berpartisipasi dalam program promosi, besar peluang produk muncul di halaman pencarian maupun rekomendasi.

10. Manfaatkan Fitur Iklan Marketplace

Selain mengandalkan pencarian organik, gunakan fitur iklan yang tersedia di marketplace untuk memperluas jangkauan produk. Fitur iklan otomatis dapat membantu menampilkan produk kepada calon pembeli yang memiliki minat sesuai tanpa memerlukan pengaturan yang terlalu rumit.

Anda juga dapat mengarahkan trafik dari luar marketplace melalui platform periklanan seperti Facebook Ads, Google Search, atau TikTok Ads. Strategi ini membantu menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus meningkatkan peluang terjadinya penjualan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Website Bisnis: Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara Optimasi Produk di Marketplace Gratisan Biar Cepat Laris

Anda tidak selalu harus mengeluarkan biaya iklan untuk meningkatkan penjualan di marketplace. Berbagai strategi optimasi gratis dapat membantu produk lebih mudah ditemukan, Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan: 

1. Gunakan Keyword pada Nama Produk

Setelah menemukan keyword yang tepat, letakkan kata tersebut pada bagian awal judul produk agar algoritma marketplace lebih mudah mengenali relevansinya. 

Selanjutnya, tambahkan informasi penting seperti jenis produk, ukuran, warna, material, atau keunggulan utama sehingga pembeli langsung memahami isi produk tanpa harus membuka halaman detail.

2. Unggah Produk Secara Konsisten

Marketplace cenderung memberikan nilai lebih kepada toko yang aktif. Oleh sebab itu, usahakan untuk mengunggah produk baru secara rutin dan melakukan pembaruan pada produk yang sudah tersedia.

Selain menambah produk, periksa juga stok, harga, foto, serta deskripsi secara berkala agar seluruh informasi tetap akurat. Aktivitas ini menunjukkan bahwa toko dikelola dengan baik sekaligus membantu menjaga visibilitas produk di dalam sistem marketplace.

Agar lebih teratur, Anda dapat membuat jadwal bulanan untuk mengunggah produk baru, memperbarui katalog, atau menyiapkan promo musiman sehingga aktivitas toko tetap konsisten sepanjang waktu.

3. Manfaatkan Fitur Naikkan Produk

Sebagian besar marketplace menyediakan fitur gratis untuk meningkatkan posisi produk pada hasil pencarian. Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah menaikkan produk setiap 4 jam.

Manfaatkan kesempatan tersebut secara rutin, terutama untuk produk yang paling banyak diminati atau memiliki potensi penjualan tinggi. Dengan posisi yang lebih strategis, produk berpeluang memperoleh lebih banyak tayangan, klik, hingga transaksi tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.

4. Berikan Harga yang Kompetitif

Harga menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum pembeli memutuskan untuk melakukan transaksi. Karena itu, lakukan riset terhadap kompetitor yang menjual produk sejenis agar Anda memahami kisaran harga yang berlaku di pasar.

Namun, harga kompetitif tidak selalu berarti menjadi yang paling murah. Anda tetap dapat menawarkan harga yang sedikit lebih tinggi apabila produk memiliki nilai tambah, seperti kualitas material yang lebih baik, garansi, bonus pembelian, atau layanan pelanggan yang responsif.

Pastikan Anda menjelaskan keunggulan tersebut secara jelas pada deskripsi produk sehingga pembeli memahami alasan di balik harga yang ditawarkan.

5. Optimalkan Thumbnail Produk agar Lebih Menarik

yang bersih agar produk terlihat profesional. Tampilkan produk dari beberapa sudut pengambilan gambar sehingga pembeli memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai bentuk, ukuran, maupun detailnya.

Sebaliknya, hindari menggunakan foto buram, gelap, atau berkualitas rendah karena dapat menurunkan kepercayaan calon pelanggan sebelum mereka membaca deskripsi produk.

Penyebab Marketplace Sepi

Penyebab Marketplace Sepi

Toko di marketplace tidak selalu sepi karena produknya kurang berkualitas. Dalam banyak kasus, penurunan jumlah pengunjung dan penjualan justru terjadi karena strategi pengelolaan toko belum berjalan secara optimal. 

1. Produk Sulit Ditemukan di Hasil Pencarian

Produk yang jarang muncul di hasil pencarian akan sulit mendapatkan perhatian calon pembeli. 

Kondisi ini biasanya terjadi karena pemilik toko belum menerapkan strategi SEO (Search Engine Optimization) secara optimal, terutama dalam memilih kata kunci yang sesuai dengan kebiasaan pencarian pelanggan.

2. Foto dan Deskripsi Produk Kurang Menarik

Tampilan produk menjadi faktor pertama yang dinilai calon pembeli. Foto yang buram, pencahayaan kurang baik, atau komposisi yang tidak rapi dapat menurunkan minat pembeli bahkan sebelum mereka membuka halaman produk.

Lengkapi foto dengan video agar calon pelanggan dapat melihat detail, ukuran, cara penggunaan, maupun kualitas produk secara lebih jelas. Selanjutnya, buat deskripsi yang informatif dengan menjelaskan fitur, keunggulan, manfaat, spesifikasi, serta cara penggunaan produk. 

3. Harga Tidak Kompetitif

Persaingan harga di marketplace berlangsung sangat ketat karena banyak penjual menawarkan produk yang serupa. Jika harga yang ditawarkan terlalu tinggi tanpa memberikan nilai tambah yang jelas, calon pembeli akan lebih mudah memilih toko lain.

Namun, bersaing bukan berarti harus selalu menjual dengan harga paling murah. Anda dapat meningkatkan nilai produk melalui pelayanan yang lebih baik, bonus pembelian, kualitas kemasan, garansi, atau layanan purna jual. 

4. Rating dan Review Masih Rendah

Sebagian besar pembeli membaca ulasan sebelum melakukan checkout. Rating yang rendah atau banyak review negatif dapat membuat calon pelanggan ragu untuk bertransaksi.

Karena itu, berikan pelayanan terbaik agar pelanggan terdorong memberikan ulasan positif. Tanggapi setiap komentar dengan sopan dan profesional, baik ulasan positif maupun negatif. 

Respons yang baik menunjukkan bahwa toko Anda peduli terhadap kepuasan pelanggan dan mampu membangun kepercayaan calon pembeli lainnya.

5. Pelayanan Toko Kurang Responsif

Kecepatan merespons pertanyaan pelanggan sangat memengaruhi peluang terjadinya penjualan. Ketika pelanggan harus menunggu terlalu lama, mereka cenderung mencari produk serupa di toko lain yang memberikan jawaban lebih cepat.

Pastikan Anda membalas pesan, diskusi produk, dan pertanyaan pelanggan secara ramah serta tepat waktu. Selain itu, gunakan koneksi internet yang stabil dan kelola notifikasi dengan baik agar tidak ada pesan yang terlewat. 

Pelayanan yang responsif akan menciptakan pengalaman belanja yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan peluang pelanggan melakukan pembelian.

6. Jarang Mengikuti Promo Marketplace

Marketplace menyediakan berbagai program promosi untuk membantu penjual menjangkau lebih banyak pembeli. 

Sayangnya, masih banyak toko yang jarang memanfaatkan fitur seperti flash sale, voucer diskon, gratis ongkir, maupun kampanye promosi lainnya.

Padahal, toko yang aktif mengikuti program promosi sering memperoleh visibilitas lebih tinggi di hasil pencarian maupun halaman rekomendasi.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Optimasi Marketplace

Beberapa kebiasaan yang terlihat sepele dapat menurunkan visibilitas produk. Oleh karena itu, pahami berbagai kesalahan berikut agar upaya yang Anda lakukan memberikan hasil yang lebih maksimal.

1. Melakukan Keyword Stuffing pada Judul Produk

Menggunakan kata kunci memang membantu produk lebih mudah ditemukan, tetapi jangan mengisinya secara berlebihan pada judul produk. 

Praktik keyword stuffing membuat judul terlihat tidak rapi, sulit dipahami, dan terkesan dibuat hanya untuk mengejar algoritma.

2. Menggunakan Foto Produk Berkualitas Rendah

Calon pembeli hampir selalu melihat foto produk sebelum membaca deskripsinya. Oleh karena itu, kualitas visual menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.

Hindari menggunakan foto yang buram, gelap, pecah, atau memiliki pencahayaan yang kurang baik. 

3. Mengabaikan Pertanyaan dari Pelanggan

Respons yang cepat menunjukkan bahwa toko Anda aktif dan siap melayani pelanggan. Sebaliknya, membiarkan pertanyaan tidak terjawab terlalu lama dapat membuat calon pembeli kehilangan minat dan beralih ke toko lain.

Usahakan untuk membalas pesan dengan ramah, jelas, dan memberikan solusi sesuai kebutuhan pelanggan. Selain menjawab pertanyaan, tanggapi juga ulasan yang diberikan setelah transaksi selesai.

4. Tidak Memantau Performa Toko

Banyak pemilik toko hanya berfokus pada penjualan tanpa mengevaluasi hasil dari strategi yang telah dijalankan. Padahal, pemantauan performa membantu Anda mengetahui langkah mana yang efektif dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

Lakukan evaluasi secara rutin terhadap berbagai metrik penting, seperti jumlah pengunjung, tingkat konversi, performa iklan, produk terlaris, hingga efektivitas kata kunci. 

Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengambil keputusan yang lebih tepat sehingga strategi pemasaran terus berkembang sesuai kebutuhan pasar.

5. Bergantung Hanya pada Trafik Organik Marketplace

Mengandalkan trafik organik saja sering kali membuat pertumbuhan toko berjalan lebih lambat, terutama ketika persaingan semakin ketat. Meskipun optimasi organik tetap penting, Anda sebaiknya mengombinasikannya dengan strategi promosi lainnya.

Manfaatkan fitur iklan internal marketplace untuk meningkatkan visibilitas produk. Selain itu, arahkan calon pelanggan dari media sosial, situs web, atau kanal digital lainnya menuju toko marketplace Anda. 

Tingkatkan Penjualan Marketplace Bersama Zenian

Mengoptimalkan toko di marketplace membutuhkan strategi yang konsisten. Agar setiap langkah memberikan hasil yang terukur, Anda memerlukan strategi yang disusun berdasarkan data, bukan sekadar mengikuti tren. 

Melalui layanan digital marketing 360°, strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, serta pendekatan yang berfokus pada peningkatan leads dan revenue, PT Zenian Digital Lab PT Zenian Digital Lab  siap menjadi partner pertumbuhan bisnis Anda. 

Konsultasikan kebutuhan optimasi marketplace bersama tim Zenian dan wujudkan toko yang lebih mudah ditemukan, lebih dipercaya pelanggan, serta mampu menghasilkan penjualan yang terus meningkat.

Baca Juga: 8 Manfaat SEO untuk Bisnis di Era Serba Digital

Subscribe to learn more about Original Research & Studies

By clicking “Subscribe” you agree to Zenian Privacy Policy and consent to Zenian using your contact data for newsletter purposes

Bagikan artikel ini